Pemimpin harus berada bisa di depan barisannya untuk memberi contoh. Harus dapat bekerja bahu-membahu di tengah-tengah barisan, dan bersikap arif untuk mau berada di belakang, guna mendorong orang-orang yang tepat menggerakkan organisasi atau pasukannya.
Adakalanya pemimpin harus bersikap demokratis dengan memberi kesempatan kepada bawahannya untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan, namun tak jarang ia harus bersikap otoriter dalam memutuskan sesuatu dan menanggung segala konsekwesinya.
Hal lain yang harus dipahami seorang pemimpin adalah: ia tidak akan pernah bisa memuaskan semua orang… Jika ia berusaha untuk memuaskan semua orang, maka organisasi dan kepemimpinannya justru tidak akan efektif…